This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Dahulu Rumah Kediaman, Kini Tempat Makan

Dahulu Rumah Kediaman, Kini Tempat Makan

 

Sempat menjadi Kediaman milik Pengusaha Perkebunan bernama Brandenburg, Bangunan klasik bergaya Art Deco ini kemudian menjadi Tempat Makan Elit “Oasis” dengan hidangan khas Rijsttafel. Kini, tetap menjadi Tempat Makan Upnormal yang lebih inklusif untuk anak Muda. 

 

Bangunan 2 lantai tersebut tampak asri dengan perpaduan gaya art deco khas kolonial Belanda. Lokasinya tepat berada di seberang Rumah Sakit PGI Cikini yang dahulunya merupakan kediaman dari pelukis termasyur seantero Hindia Belanda bernama Raden Saleh. Kini, namanya diabadikan sebagai jalan yang menghubungkan Salemba Raya dengan Cikini Raya. Di jalan Raden Saleh ini dahulu terdapat beberapa kediaman elit nan megah. Saleh satunya adalah kediaman milik Brandenburg van Oltsende. Beliau adalah pengusaha kaya yang menguasai bisnis kopi, karet, dan kina.

Pada masa ekonomi liberal di Hindia Belanda, golongan pengusaha yang muncul sebagai strata sosial kelas menengah ke atas acap kali menggunakan simbol tertentu untuk menunjukkan eksistensinya sebagai orang yang sukses, salah satunya diwujudkan dalam bentuk kediaman yang sangat mewah. Kediaman ini dibangun ketika Gubernur Jendral Andries Cornelis Dirk de Graeff tengah berkuasa sebagai pemimpin tertinggi Hindia Belanda dan A. Meijroos tengah menjabat sebagai Burgemeester (Walikota) di Batavia, yaitu tahun 1928. Tahun pembangunan kediaman Brandenburg ini bertepatan dengan gema persatuan dan kesatuan pemuda yang diwujudkan melalui sumpah pemuda. Lokasi sakral tempat pernyataan sumpah setia para pemuda hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari kediaman Brandenburg.

Memasuki bangunan ini, rasanya seperti berjalan pada era kolonial. Selain bergaya Art Deco dengan tinggi sekitar 8 meter, kusen dan jendela terbuat dari kayu jati dengan ornamen kramik hitam dan putih. Salah satu ornamen khas adalah lukisan kaca yang menggambarkan sosok humanis Belanda bernama Desiderius Erasmus. Karya seni ini merupakan rancangan Robert Deppe dan dibuat oleh tangan maestro bernama JJR Engel. Selain itu, gong besar dan piano tua menjadi beberapa benda yang masih dapat dilihat hingga kini.

Pasca ditempati oleh Brandenburg, tidak diketahui secara pasti pemilik bangunan megah ini. Namun, pada kurun waktu 1980an hingga 2015, bangunan ini beralih fungsi menjadi rumah makan elit yang menawarkan romantisme era kolonial dengan dipadukan makanan khas nusantara bernama Oasis. Salah satu sajian khas di Oasis adalah Rijsttafel, yaitu cara menikmati hidangan nasi dan lauk pauk di kalangan bangsawan Belanda di Batavia. Berbagai hidangan akan disajikan oleh pramusaji yang jumlahnya mencapai 12 menu dari makanan pembuka hingga makanan penutup lengkap dengan teh dan kopi.

 

Oasis merupakan tempat makan elit pada masanya. Tak heran Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, Kanselir Jerman Angela Merkel, Pangeran Benhard dari Belanda hingga pesepakbola legendaris asal Prancis Zinedine Zidane pernah merasakan hidangan khas ala Rijsttafel di Oasis. Manajemen dari Oasis juga dikenal mampu mengelola rumah makan dan merawat bangunan dengan baik sehingga pada 2015 memeroleh penghargaan dari Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Namun, memasuki tahun 2016, restoran Oasis menjual bangunan klasik tersebut. Kesulitan keuangan disinyalir menjadi penyebabnya. Kini bangunan yang telah berusia 90 tahun ini tetap berdiri kokoh. Fungsinya tetap sama sebagai tempat makan bernama Upnormal, namun konsepnya lebih menjangkau kaum muda dan tidak eksklusif seperti halnya restoran Oasis. Alih fungsi bangunan merupakan suatu hak bagi pengelola, namun pelestarian keotentikan bangunan merupakan tugas bersama, baik Pemerintah, Masyarakat, dan Pemilik. Pengelolaan bangunan ini merupakan salah satu wujud pelestarian bangunan tua agar tidak lekang termakan oleh lintasan zaman dan arsitektur modern.

 .

Facebook Comments

About Usman Manor

Bachelor of History University of Indonesia (2015). Master of Managemet University of Indonesia (2017).