Category: Opini

This is the default blog subtitle.

Ruang Opini : Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Dalam Perspektif Pertahanan Negara

Ruang Opini : Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Dalam Perspektif Pertahanan Negara

Indonesia sudah lama melakukan Politik Bebas Aktifnya. terhitung sejak Pidato Moh. Hatta Di Jogjakarta pada tahun 1948 berjudul “Mendayung diantara dua karang”. Dimana itu adalah sebagai respon menanggapi situasi hubungan Amerika Serikat dengan Uni Soviet yang sedang memanas. Kedua kubu merayu Indonesia untuk ikut bergabung ke salah satu blok mereka. Soekarno memiliki keyakinan untuk tidak […]

Read More

Kampanye Sosial CELUP : Demi Berantas Asusila, Rela Terobos Hukum Positif dan Etika ?

Kampanye Sosial CELUP : Demi Berantas Asusila, Rela Terobos Hukum Positif dan Etika ?

Baru-baru ini, kita dikejutkan oleh sebuah foto yang disebarkan oleh Official Account (OA) di media sosial LINE bernama ‘Sacriledgy’. Foto tersebut memuat brosur mengenai sebuah kampanye “anti-asusila” yang dinamai ‘CELUP’. Nama CELUP sendiri merupakan akronim dari “Cekrek, Lapor, Upload”. Pada bagian depan brosur itu, terlihat ilustrasi seorang laki-laki yang merangkul seorang perempuan, diduga mereka adalah […]

Read More

Sikap Intoleran Tak Pandang Agama atau Kecerdasan

Sikap Intoleran Tak Pandang Agama atau Kecerdasan

Dulu, tahun 2009, waktu umat Islam minoritas di Swiss mau membangun menara masjid (Menara ya. Masjidnya sendiri sudah ada), ramai orang Swiss menentang. Kata mereka, menara masjid, dan juga termasuk bangunan masjid sebenarnya, tidak sesuai dengan budaya setempat dan merusak lansekap kota yang ada. Padahal menaranya ada di dalam lingkungan masjid. Terkait isu ini bahkan […]

Read More

Kata Siapa Isu Agama Tidak Laku ?

Kata Siapa Isu Agama Tidak Laku ?

Beberapa tahun lalu ada kerabat yang mengatakan bahwa agama tidak terlalu penting untuk dipelajari. Jalankan saja yang sudah ada, sesuai Al-Qur’an dan Sunnah. Tidak usah dikritisi apalagi didekonstruksi. Dan datanglah Pemilu 2014. Jederrr! Kemudian Pilkada DKI 2017. Boom! Isu agama dan etnisitas berhamburan di timeline media sosial. Tak jarang beberapa rekan harus unfriend kawan yang […]

Read More

Peduli Generasi Muda, Unhan Mengajar 600 Siswa SMK Cirebon

Peduli Generasi Muda, Unhan Mengajar 600 Siswa SMK Cirebon

RuangRakyat — Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, Program Study Peperangan Asimetris Universitas Pertahanan (Unhan) menggelar kegiatan Unhan Mengajar di SMK dan MA Islamic Centre Cirebon. Para siswa yang mengikuti acara ini mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai dasar bela negara yaitu: “cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban […]

Read More

Menghadapi Perang Informasi, Unhan Galang Relawan Siber

Menghadapi Perang Informasi, Unhan Galang Relawan Siber

RuangRakyat —  Di era keterbukaan informasi ini, banyak remaja yang tidak mengetahui seberapa bahayanya ancaman dari perang informasi. Melihat kenyataan seperti itu salah satu Program Studi Peperangan Asimetris Universitas Pertahanan (Unhan) menggelar kegiatan Unhan Mengajar di SMKN 1 Kedawung Cirebon. Dalam kesempatan ini, para pelajar SMKN 1 Kedawung Cirebon diberikan pembekalan mengenai nilai-nilai dasar bela […]

Read More

Indonesia Milik Siapa?

Indonesia Milik Siapa?

Indonesia, sebuah negara yang penuh dengan keajaiban. Kenapa saya menyebutnya keajaiban? Kebanyakan Negara terbentuk karena kesamaan bangsa, suku, agama, budaya, dan hal hal yang bersifat primordial lainnya. Akan tetapi Indonesia tidak hadir dengan sesederhana itu semua. Indonesia adalah negara yang lahir dengan suku bangsa, bahasa, dan agama paling majemuk di dunia. Yang pada dasarnya Indonesia […]

Read More

Sebuah Renungan: Politik Umat Islam Indonesia

Sebuah Renungan: Politik Umat Islam Indonesia

Saya membayangkan, mungkin perpecahan politik umat Islam Indonesia saat ini (yaitu pro-Jokowi vs anti-Jokowi; pro-Ahok vs anti-Ahok) bisa sedikit menggambarkan perpecahan umat Islam awal yang masih terjadi sampai sekarang (yaitu Sunni vs Syiah). Perpecahan saat itu juga soal siapa yang berhak memimpin umat Islam. Syiah, yang kini jadi minoritas, menganggap hanya keturunan Nabi yang pantas. […]

Read More