This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Manfaat dan Khasiat Ciplukan atau Cecendet (Physalis Angulata)

Manfaat dan Khasiat Ciplukan atau Cecendet (Physalis Angulata)
Mengenal Buah Ciplukan

Pernahkan kalian mendengar nama tanaman buah Ciplukan atau Ceplukan? Buah tersebut adalah buah yang cukup populer dan sering ditemui anak-anak zaman 90’an dan sebelumnya.  Kini Ciplukan sepertinya mulai sedikit langka karena mulai tergerus zaman. Ciplukan atau dalam nama latin Physalis Angulata ini adalah sejenis buah kecil, yang ketika masak buahnya akan tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan berbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet, nyurnyuran, kopok-kopokan, leletopan, dedes dan lain-lainnya.

Lahir dan besar di era 90’an atau era sebelumnya pasti tidak akan asing dengan buah ceplukan ini, karena  di desa-desa merupakan buah alam yang biasa tumbuh liar dan bisa didapatkan dengan cuma-cuma alias gratis! Buah ini kebanyakan ditemui di kebun warga atau di area persawahan, tepi jalan, tepi hutan, pegunungan dan wilayah-wilayah yang disinari oleh terik matahari.

Tanaman ceplukan sendiri merupakan tanaman semusim yang berbentuk semak, dengan tinggi ± 1 meter. Batangnya berwarna hijau, masif, berbulu dan beruas. Daunnya merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur, ujung daunnya runcing, tepi daun rata, permukaan daun berbulu, pertulangan daun menyirip. Panjang daun antara 5-25cm, lebar daun antara 2,5-18cm. Tangkai daun berwarna hijau dengan dengan panjang antara 1-9cm.

Buah Ciplukan dilapisi kelopak

Bunga ceplukan merupakan bunga tunggal, kelopak berlekatan dan bercangap lima. Bentuk bunga ceplukan runcing, berwarna hijau. Benangsari bejumlah lima. Tangkai sari berwarna kuning, kepala sari berwarna biru. Putik hanya satu dan berwarna putih. Mahkota bunga berwarna kuning, panjang 8-23mm.

Buah ceplukan ketika masak akan berwarna kuning, berbentuk bulat, dengan diameter 14-18 mm. Kelopak buah berwarna hijau dan ikut menguning ketika masak. Biji dari buah ceplukan berbentuk bulat pipih, dan kecil berwarna kuning dan akar ceplukan merupakan akar tunggang yang berwarna putih.

Manfaat dan Khasiat Buah Ciplukan

Buah ceplukan yang tumbuh secara liar ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sudah lama menjadi obat tradisional yang bisa dimanfaatkan dari buah, daun hingga akarnya yang biasanya dikeringkan terlebih dahulu.

Fakta lain yang mengejutkan adalah, buah sejenis ciplukan ini di Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru bahkan di budidayakan oleh petani-petani setempat yang kemudian buahnya di ekspor hingga ke berbagai negara hingga Eropa.

Di dalam buah ciplukan ini terdapat beberapa kandungan yang baik untuk tubuh dan kesehatan, antara lain kandungan asam sitrat dan fisalin, alkaloid, asam malat, tanin, kriptoxantin, vitamin C, serta gula didalam buahnya. Sedangkan daun ceplukan mengandung saponin, flavonoida dan polifenol lalu akar dari ceplukan mengandung saponin dan flavonoida.

Buah Ciplukan yang sudah matang berwarna kuning

Buah ceplukan dapat dimanfaatkan sebagai obat gusi berdarah, obat bisul dan obat mulas, sedangkan daunnya dapat berkhasiat sebagai obat bisul. Untuk pemakaian pada gusi berdarah, buah ceplukan dapat langsung dimakan sebagai obat. Caranya, pilih buah ceplukan yang masak sebanyak ± 30 gram, kemudian buah dicuci dengan bersih dan selanjutnya dapat langsung dimakan.

Selain manfaat tersebut, buah ceplukan juga dikenal sebagai buah untuk obat penyakit jantung, obat asma, menurunkan demam, obat darah tinggi, obat kencing manis, penambah energi, dan lain-lainnya.

Sunggh berkah Tuhan yang Maha Agung bahwa buah-buahan liar yang sering kita makan ketika kecil dahulu adalah buah yang sangat bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan kita semua.

 

Sumber: Petanihebat.com

Gambar: Google

 

Facebook Comments

About Yang Leprilian

Seorang pegawai BUMN yang hobi menulis. Memiliki minat dan ketertarikan pada dunia olahraga, gaya hidup dan makanan sehat.