This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Misteri Hilangnya MH370 Mulai Terungkap

Misteri Hilangnya MH370 Mulai Terungkap

RuangRakyat — Lama tidak dibahas, kasus misteri hilangnya pesawat MH370 kembali dibicarakan. Setelah mulai dilakukan pencarian pada Januari lalu dan akan berakhir pada Juni 2018 mendatang. Muncul suatu teori baru yang di klaim oleh beberapa ahli penerbangan sebagai suatu peristiwa teror.

Malaysia Airlines MH370 secara misterius dalam penerbangan Maret 2014 silam merupakan operasi pembunuhan massal yang sangat terencana.

Salah satunya militer Malaysia tidak melakukan operasi intersepsi atau pencegatan saat pesawat terakhir kali terdeteksi. Dalam acara 60 Minutes yang disiarkan Nine News di Australia para ahli menyalahkan sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

Pakar penerbangan yang berkumpul terdiri dari pilot dan instruktur senior Boeing 777 Simon Hardy, mantan penyelidik senior Biro Keselamatan Transportasi Kanada Larry Vance, ahli keselamatan penerbangan Kapten John Cox, mantan Komisaris Utama Biro Keamanan Transportasi Australia Martin Dolan dan John Dawson, pengacara yang mewakili keluarga dalam kasus MH370 dan MH17.

Pendapat mereka terbagi atas apakah Malaysia Airlines kehabisan bahan bakar atau sengaja jatuh ke lautan. Namun dari berbagai teori konspirasi yang muncul seperti pesawat dibajak teroris atau di hijack melalui transporter, teori bunuh diri oleh sang kapten yang paling mendekati kebenaran menurut beberapa ahli.

Sang kapten disinyalir melakukan aksi bunuh diri dengan menerbangkan pesawat ke daerah terpencil di Samudera Hindia sehingga akan sangat sulit ditemukan. Larry Vance, mantan penyelidik senior dari Dewan Keselamatan Transportasi Kanada mengatakan sebelum melakukan aksinya Zaharie sempat berputar dan mengayunkan sayap pesawat beberapa kali di Penang, Malaysia sebagai isyarat perpisahan dengan kota kelahirannya.

Prediksi intelijen juga telah ditelaah oleh pakar intelijen Indonesia jauh pada 2014 lalu. Dalam buku Misteri MH370 yang ditulis Prayitno Ramelan.

“Motif dari pelaku adalah menimbulkan suasana chaos. Pesawat tidak jatuh bebas begitu saja setelah mesin mati atau dimatikan. Pesawat masih bisa gliding, yang tidak diketahui seberapa jauh. Kemudian pesawat melakukan pendaratan di laut tanpa roda di Samudera Hindia. Dengan demikian bagian kargo akan pecah, tetapi pesawat utuh, dalam waktu 3-6 jam pesawat akan tenggelam secara utuh,” tulisnya.

“Menurut penulis teori realisitis pesawat utuh tenggelam beserta seluruh isinya. Dan apabila penjejakan sinyal pinger dari beacon yang melekat di kotak hitam tertangkap, tidak mudah menemukannya di dalam laut hingga 4.500 meter,” tambahnya.

Facebook Comments

About Redaksi Ruang Rakyat

RuangRakyat memberikan ruang bagi kamu yang ingin menuangkan gagasan ke seluruh rakyat Indonesia.