This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Rupiah Kembali Menguat Inilah Serangkaian Kebijakan Pemerintah

Rupiah Kembali Menguat Inilah Serangkaian Kebijakan Pemerintah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat mulai meninggalkan level Rp 14.900an. Ini terjadi karena tekanan dolar AS kepada rupiah mulai mereda.

Pemerintah melakukan sejumlah langkah stabilisasi nilai tukar rupiah. Saat ini kebijakan B20 sudah diimplementasikan, kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga sudah mengumumkan pembatasan barang impor yang berupa barang mewah seperti kendaraan bermotor.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengambil langkah mengendalikan pelemahan nilai tukar rupiah. BI akan bersinergi dengan OJK mengawasi ketat aksi spekulan yang mendulang ’emas’ dengan memanfaatkan kondisi nilai tukar. Bukan itu saja, BI juga mengimbau korporasi yang memiliki stok valas dalam jumlah besar segera dijual ke pasar.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan komoditas yang memungkinkan untuk bisa ditingkatkan produksinya yaitu sumber daya alam seperti hasil tambang dan batu bara. Selain itu Darmin juga menjelaskan, selain tambang juga ada sumber perkebunan yang produksinya bisa ditingkatkan untuk mendorong ekspor.

Pemerintah juga menunda proyek listrik 15.200 MW demi menyelamatkan rupiah. Jonan menegaskan proyek itu bukan dibatalkan, tapi ditunda.

“Memang 15,2 GW selesai 2019, sekarang ditunda ada yang ditunda 2021 sampai 2026. Jadi digeser sesuai kebutuhan, tapi bukan dibatalkan,” kata Jonan.

Sri Mulyani juga bicara soal tantangan dalam menetapkan asumsi nilai tukar untuk 2019, karena harus mencerminkan faktor fundamental yang menopang rupiah. Di sisi lain juga harus mengantisipasi sentimen pasar.

Di luar itu, lanjut dia pemerintah terus melakukan penguatan struktur ekonomi dengan memperkuat sektor industri manufaktur yang bisa menghasilkan devisa, dan mengurangi impor terutama barang konsumtif, serta mendukung pariwisata. Sehingga neraca perdagangan dan transaksi berjalan menjadi kuat maka dilakukan penghematan dan efisiensi untuk beberapa waktu ke depan.

Source : Berbagai Sumber

Facebook Comments

About Fahmy Yusuf

Sarjana Humaniora Universitas Indonesia, Magister Pertahanan Universitas Pertahanan. Editorial Ruang Rakyat.