This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Survival Skillset : Hal yang Harus Dimiliki Saat Survival

Survival Skillset : Hal yang Harus Dimiliki Saat Survival

Kondisi Survival

Suatu hari Anda bepergian dengan menggunakan sebuah perahu, kemudian suatu ketika muncul badai yang sangat dahsyat yang menghancurkan kapal Anda, hingga Anda tanpa sadar terhanyut ke sebuah pulau tak berpenghuni. Bagaimana jika Anda terlantar di sebuah pulau atau wilayah yang sangat terpencil atau bahkan liar dan Anda harus bertahan hidup dengan cara memanfaatkan alam di sekitar? Ya, Survival bagaimana caranya?

Untuk bertahan hidup di tempat anta-berantah dibutuhkan pengetahuan! Keahlian ini banyak dipelajari dalam pendidikan militer. Saat ini banyak ahli-ahli bertahan hidup/survival expert yang merekam dan menjadikan survival menjadi sebuah program acara televisi. Tentu saja acara-acara survivalist tersebut sangat menarik dan kaya pengetahuan!

Pentingnya Pengetahuan Survival

Salah satu contohnya yang cukup ektrem adalah Ed Stafford dengan acaranya “Ed Stafford: Left for Dead.” Ketika banyak TV survivalist menggunakan crew yang siap mengambil video dan membantu ketika keadaan genting, Ed Stafford sangat berbeda, sebaliknya Ed justru ditinggalkan sendiri tanpa seorangpun crew di tempat-tempat yang terpencil untuk bertahan hidup dengan hanya dibekali sebuah kamera untuk merekam kegiatannya selama beberapa hari untuk bertahan hidup di alam liar. Tentu, Ed sendiri prang yang sangat terlatih!

Persiapan menghadapi situasi survival sangat penting dan sebaiknya jangan dianggap sebelah mata! Kita tidak pernah tahu kapan kita akan dihadapkan pada situasi survival, karena situasi survival bisa menimpa siapa saja, mulai dari pelaku kegiatan petualangan di alam bebas seperti mendaki gunung, menelusur gua, menjelajah hutan, arung jeram, berlayar, menyelam, bisa juga menimpa pelaku kegiatan militer serta situasi-situasi berbahaya seperti kebakaran, bencana alam, musibah transportasi dan lain sebagainya.

Ed Stafford, sumber: express.co.uk

Area Survival

Ada beberapa pembagian teknik dalam upaya survival berdasarkan daerah-daerah tempat Anda terdampar:

  • Bertahan hidup di daerah hutan
  • Bertahan hidup di laut
  • Bertahan hidup di daerah padang pasir
  • Bertahan hidup di daerah kutub es

Anda harus bisa menyesuaikan diri pada lingkungan dimana Anda terdampar, seperti kemampuan yang harus Anda miliki ketika terdampar di lautan adalah berenang dan teknik uitemate, yaitu teknik mengambang di air. Di Jepang, teknik ini banyak diterapkan di sekolah-sekolah dan merupakan kebijakan mitigasi dari pemerintahan Jepang.

Wajib Diperoleh Saat Survival

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan  agar dapat bertahan hidup dalam kondisi darurat:

  • Air minum

Air yang dapat diminum merupakan satu hal yang paling penting untuk segera didapatkan, karena pada dasarnya manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa makanan selama setidaknya seminggu, walaupun pastinya Anda tidak akan mampu bergerak karena kelaparan. Namun kalau Anda tidak mendapatkan air selama paling lama 3 hari saja, bahkan lebih cepat lagi jika Anda terserang dehidrasi. Sehingga air bersih untuk minum menjadi prioritas utama untuk didapatkan ketika survival di alam liar. Kita bisa mengumpulkan air layak minum dengan menampung air hujan, mengumpulkan air embun, dari cerukan/retakan batu, dari perasan lumut/tumbuhan yang mengandung air dan dari buah yang mengandung banyak air.

  • Makanan

Makanan juga merupakan faktor penting dalam survival, karena untuk dapat bertahan hidup dan melakukan perjalanan untuk bertahan hidup, kita memerlukan energi berupa karbohidrat maupun protein yang dapat berasal dari tumbuhan maupun hewan. Survivalist hendaknya mengetahui sedikit ilmu mengenai zoology dan biologi praktis agar dapat memilih mana yang dapat dimakan ataupun mana yang beracun dan tidak dapat dimakan. Pengetahuan dalam pembuatan perangkap-perangkap juga perlu dipelajari. Ed Stafford bahkan pernah memakan seekor sigung yang berbau sangat tidak sedap, seekor kucing, bangkai tikus, bahkan seekor ular yang dimakan mentah-mentah karena tidak ingin kehilangan volume makanan jika dibakar.

  • Api

Api memegang peranan yang sangat penting dalam aktivitas pertahanan hidup karena berfungsi sebagai penghangat tubuh (ketika malam), menghalau binatang buas, penerangan, memberikan sinyal bahaya dan untuk memasak makanan dan minuman. Teknik menyalakan api juga ada beberapa cara antara lain: Teknik menyalakan api dengan menggunkan gesekan (hand drill), menyalakan api dengan teknik fire plough, menyalakan api dengan bow drill, menyalakan api dengan menggesekan batu api dan baja, serta menyalakan api dengan bantuan lensa yang memfokuskan sinar matahari.

  • Pelindung

Pelindung dapat diartikan sebagai apa pun yang mampu melindungi tubuh dari sengatan matahari, dingin, angin hujan atau pun salju. Pelindung dalam hal ini dapat berupa pakaian dan tempat tinggal sementara/ shelter.

  • Pengetahuan Dasar Navigasi

Ketika kita terdampar di antah berantah, setidaknya kita tahu arah dan tujuan kita akan kemana, itulah pentingnya pengetahuan dasara dalam navigasi, seperti arah terbit dan tenggelamnya matahari, membaca kompas, penggunaan peta, membaca tsnda-tsnda di pepohonan dan membaca rasi bintang. Semua itu akan sangat berguna ketika Anda mengalami keadaan survival.

  • Pertolongan pertama

Dalam keadaan survival di suatu daerah terpencil, segala kemungkinan bisa saja terjadi seperti timbulnya luka, baik akibat perjalanan jauh, atau akibat serangan hewan, ataupun munculnya berbagai macam penyakit, baik akibat kelelahan, dehidrasi ataupun hipotermia. Resiko-resiko yang dapat mengancam jiwa tentu bisa dikurangi dengan mempelajari teknik-teknik pertolongan pertama pada keadaan darurat, seperti mempelajari tumbuhan-tumbuhan obat, aklimitasi atau penyesuaian dengan keadaan sekitar.

  • Senjata

Untuk bertahan hidup di suatu tempat terpencil, kita juga perlu memperhatikan mengenai pentingnya penggunaan senjata, baik untuk perlindungan diri maupun dalam mencari makanan dengan berburu. Senjata menjadi salah satu pelengkap dalam kondisi survival. Sebaiknya Anda menyimpah hal-hal yang Anda temui di alam untuk dijadikan senjata, seperti batu pipih tajam, ranting pohon atau yang lainnya. Anda juga bisa menyimpan akar pohon kuat sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sinyal Darurat saat Survival

  • Sinyal Darurat

Sinyal darurat dalam keadaan survival juga merupakan hal yang penting untuk digunakan untuk memberikan tanda bahwa kita membutuhkan pertolongan. Dalam hal ini sinyal darurat memiliki berbagai macam bentuk dengan tujuan utama yaitu untuk memberitahukan jikalau kita membutuhkan pertolongan. Sinyal-sinyal tersebut dapat berbentuk:

  • Api

Api merupakan sinyal visual yang sangat efektif dalam keadaan gelap gulita.

  • Asap

Asap merupakan tanda darurat yang dapat digunakan ketika siang hari. Kepulan asap putih dapat menarik perhatian ketika siang hari.

  • Cermin

Penggunaan cermin dalam sinyal SOS sangat efektif digunakan pada siang hari. Jika kalian tidak memiliki cermin, carilah benda-benda yang memiliki reflek terhadap cahaya matahari seperti kaleng soda, sabuk yang mengkilat, atau benda-benda lain yang serupa.

  • Cahaya

Pengiriman sinyal SOS dengan cahaya dapat dilakukan dengan menggunakan lampu senter, selain untuk menerangi jalanan ketika gelap senter juga dapat digunakan jika kalian tersesat untuk mengirim sinyal SOS.

  • Suara

Dalam keadaan survival, sudah sewajarnya kita berteriak meminta tolong dan berharap ada siapapun yang datang menolong, namun tentu berteriak seharian akan menyebabkan tenggorokan kelelahan dan sakit, maka dari itu alat bantu seperti peluit dapat digunakan, karena jangkauan suara peluit dapat terdengar hingga jarak 1,6 km.

  • Kain

Pada keadaan survival, kain bisa jadi penanda keberadaan kalian. Kain yang berwana kontras dapat mudah terlihat dari udara ketika ditempatkan dipuncak pohon, ataupun diikatkan ke batang pohon untuk penanda bagi tim penyelamat untuk memudahkan penyelamatan.

  • Benda-Benda Alami

Benda-benda alami seperti bebatuan, gundukan tanah, atau dedaunan dapat digunakan sebagai penanda keberadaan kalian. Tanda-tanda tersebut dapat dibentuk menyerupai tulisan SOS ataupun HELP ataupun tanda sesuatu yang mencolok agar dapat mudah terlihat dari udara.

Demikianlah kiat-kiat ketika Anda mengalami keadaan darurat untuk terus dapat bertahan hidup di keadaan survival di daerah yang sangat terpencil sekalipun. Semoga keselamatan selalu untuk kita semua!

Source: Edstafford.org, Lightfoottravel.com, Phinemo.com

Facebook Comments

About Yang Leprilian

Seorang pegawai BUMN yang hobi menulis. Memiliki minat dan ketertarikan pada dunia olahraga, gaya hidup dan makanan sehat.