This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Aliansi Mahasiswa Mamuju Tengah Gelar Aksi Tolak RUU Bermasalah

Aliansi Mahasiswa Mamuju Tengah Gelar Aksi Tolak RUU Bermasalah

Mamuju Tengah- Aliansi Mahasiswa Mamuju Tengah (Mateng) yang terdiri dari Mahasiswa kampus UNIKA Topoyo dan STKIP Topoyo menggelar aksi unjuk rasa menyikapi RUU oleh DPR dan Pemerintah yang dianggap bermasalah. Aksi digelar di depan kantor DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, pada Kamis (26/9) siang. Sekitar 60 orang mahasiswa pimpinan Nur Hamsah tersebut menuntut anggota DPRD Mamuju Tengah untuk menyampaikan aspirasi mereka ke DPR dan Pemerintah Pusat.

“Hari ini semua tau bahwa KPK sedang dikebiri oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab. Kita semua para mahasiswa mengharapkan anggota DPRD Kab. Mateng tidak tinggal diam melihat hal tersebut,” ujar Anca (sapaan akrab Nur Hamsah) dalam orasinya.

Selain RUU KPK, RKUHP mengenai kebebasan berpendapat, pertanahan, unggas berkeliaran dan gelandangan dianggap tidak menjadi solusi bagi masyarakat namun membuat masalah baru bagi negeri ini. Oleh karena itu Anca berharap kepada seluruh anggota dewan untuk mengakomodir aspirasi dari mahasiswa Mamuju Tengah tersebut agar sampai ke pusat.

“Anggota DPRD Mamuju Tengah adalah penyambung lidah masyarakat Mamuju Tengah untuk ke DPR RI dan Pemerintah Pusat, jadi jangan sampai kalian menutup telinga soal ini karena kondisi negara hari ini tidak sedang baik-baik saja,” tegas Anca.

Selang beberapa menit setelah mahasiswa melalukan orasi, Fathahuddin Al Gafiqhi (Ketua Komisi II DPRD Kab. Mateng) keluar kantor DPRD dan menemui massa aksi. Fathahuddin menyambut hangat kehadiran para mahasiswa dan mengajak para mahasiswa masuk ke dalam ruang rapat Komisi I DPRD untuk melakukan dialog dengan kepala dingin. Dalam dialog tersebut, Ketua DPD PAN Kab. Mamuju Tengah tersebut menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan mahasiswa atas kepeduliannya kepada kondisi negara saat ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa karena sudah merespon isu-isu nasional saat ini dengan baik. Perlu diketahui pihak DPRD Kab. Mateng mengecam dengan keras dan menuntut dengan keras kepada siapapun pihak yang berusaha melemahkan KPK,” ujar Fathahuddin.

Selain itu, Fathahuddin memastikan bahwa penyampaian aspirasi dari mahasiswa Mamuju Tengah ini akan diakomodir serta anggota DPRD Kab. Mamuju Tengah akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Rekan-rekan mahasiswa adalah agen perubahan di negara ini. Saya pernah merasakan pahit getirnya menjadi mahasiswa untuk menyuarakan pendapat kepada anggota dewan. Anggota dewan lahir dari hasil pemilihan masyarakat, oleh karena itu anggota dewan akan selalu bersama masyarakat,” lanjutnya.

Fathahuddin juga meminta kepada mahasiswa untuk dapat menahan emosinya agar masalah yang saat ini terjadi di negeri tidak menjadi isu liar. “Saya minta dan berpersan kepada rekan-rekan mahasiswa untuk tidak terprovokasi akan isu yang belum diketahui kebenarannya, kita kawal bersama semua prosesnya dengan baik,” tutupnya. (TMS)

Facebook Comments