This is the default blog title

This is the default blog subtitle.

Wisata Kuliner Banten, Rumah Makan Belut Baros

Wisata Kuliner Banten, Rumah Makan Belut Baros

 

Bertandang ke suatu daerah, tidak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khasnya. Kali ini, saya berkunjung ke Provinsi Banten. Walaupun dekat dari Jakarta, Banten kerap luput dari lirikan para wisatawan. Padahal banyak sekali yang bisa dinikmati disini. Selain tempat wisata yang indah, kulinernya juga harus dicoba.

Berdasarkan google, alamat tempat yang satu ini berada di Jalan Raya Serang – Pandeglang, Baros. Bukan restoran mahal, bukan restoran mewah, melainkan rumah makan murah yang bisa bikin perut kenyang. Namanya adalah Rumah Makan Belut Baros Teh Uum.

Ketika saya datang, tempatnya lumayan besar. Terdapat dua rumah yang dijadikan area makannya. Padahal menurut teman saya yang sudah lama tinggal di Serang, rumah makan Teh Uum ini dulunya kecil dan sempit. Kemudian sejak sekitar satu tahun terakhir mulai direnovasi. Alhasil, sekarang pengunjung bisa makan di dalam ruangan ber-AC tanpa harus kepanasan. Tahu sendiri kan cuaca Banten lebih panas dibandingkan Jakarta.

Belut Cobek dan Belut Goreng

Ketika mendengar kata ‘rumah makan belut’, saya kira terdapat banyak varian belutnya. Tapi ternyata hanya tiga jenis. Yaitu belut goreng, belut cobek, dan pepes belut. Penasaran, saya pun memesan semuanya.

Belut yang digunakan adalah belut sawah yang ukurannya agak besar. Cara pembuatannya sederhana. Semua bumbu sudah disiapkan, jadi yang memasak hanya perlu menggoreng dan membuat sambal. Sehingga pengunjung tidak membutuhkan waktu lama untuk menikmati pesanannya.

Rasanya bagaimana? Agak sulit dijabarkan. Saya jarang makan belut, jadi tidak terlalu bisa membedakan yang mana belut enak dan tidak. Rasa belutnya enak. Hanya saja, tulang yang lumayan banyak cukup mengganggu pada saat mengunyah. Jadi tidak bisa makan cepat. Harus hati-hati dengan tulangnya.

Yang paling saya suka adalah sambal tomat ceri hijaunya. Karena sangat pas disandingkan dengan belutnya. Selain belut, ada pilihan lain seperti ayam kampung goreng atau bakar, pepes ikan, soto, sop, sayur asem, tahu, tempe, dan karedok. Untuk minuman, ada teh, jeruk, dan kelapa muda. Harganya termasuk murah. Mulai dari Rp. 5.000 sampai paling mahal Rp. 50.000.

Rumah makan ini buka setiap hari dari jam 10.00 hingga 21.00 WIB.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pepes belut

Facebook Comments

About Dinda Tahier

I'm an ordinary human being who just wants to share stories